Jumat, 07 Maret 2014
Who I am?
STMIK AMIKOM YOGYAKARTA
TECHNOPRENEUR
Jumat, 24 Desember 2010
Lawan Malaysia Bukan Tim Kelas Dunia
Status unggulan yang disandang Indonesia tersebut terlihat di sejumlah rumah taruhan dunia. Di rumah taruhan BetBrain, tim Garuda dijagokan sebagai juara dengan koefisien 1,25 berbanding 3,55 milik Malaysia.
Untuk laga final leg pertama di Stadion Bukit Jalil akhir pekan ini, Irfan Bachdim dkk. dijagokan menang dengan koefisien 2,30. Koefisien yang dimiliki Malaysia adalah 2,80 sementara untuk hasil seri mendapat angka 3,10.
Anak asuh Alfred Riedl juga diunggulkan diOddsportal.com dengan koefisien 2,28 berbanding 2,80 milik Malaysia. Sementara hasil seri adalah 3,15.
Status unggulan memang layak disandang Indonesia. Menjadi tim paling produktif dengan 15 gol dan hanya kemasukan dua sejauh ini menjadi bukti.
Meski begitu Malaysia acuh tak acuh dengan kondisi tersebut, baik itu status unggulan yang ditempatkan oleh rumah judi mau pun fakta statistik perjalanan Indonesia di Piala AFF 2010. Hal tersebut diungkapkan oleh sejumlah mantan pemain mau pun pelatih timnas Malaysia.
"Indonesia mengalami kesulitan dan hanya membukukan satu gol (di setiap leg) di semifinal. Itu menunjukkan bahwa mereka merasakan tekanan," tukas eks pelatih Malaysua B. Sathianathan dikutip dari The Star Online.
"Malaysia tidak melawan tim kelas dunia. Tidak ada perbedaan jauh antara Malaysia dan Indonesia. Kami punya kesempatan untuk menang," ujar Dollah Salleh, pemain Malaysia tahun 1985-1996.
"Pemain telah bangkit dan kini sudah cukup matang untuk menghadapi suporter. Mereka sudah melakukan tugas dengan baik di Hanoi untuk menyingkirkan Vietnam. Ini kesempatan bagi tim asuhan K. Rajagopal untuk kembali mencetak sejarah," kata Ong Kim Swee yang menjadi pilar timnas Harimau Melayu era 1990-an.
"Pertahanan Indonesia bisa ditembus. Kami memiliki semangat bertanding. Kini masalahnya adalah bagaimana empat bek kami bisa menghentikan dua penyerang dan juga pemain-pemain sayap lincah Indonesia," timpal Abdul Rahman Ibrahim, pelatih Malaysia tahun 1987.
Penurunan Produktivitas Gol Harus Jadi Catatan Riedl
Saat babak penyisihan 1 Desember lalu, Indonesia melibas Malaysia dengan skor 5-1. Dua hari berselang, giliran Laos yang dibantai dengan angka 6-0.
Pertandingan ketiga melawan Thailand, Firman Utina cs hanya mampu menang 2-1. Itu pun diperoleh lewat tendangan pinalti Bambang Pamungkas.
Di babak semifinal, produktivitas gol tim Garuda semakin mengecil. Dalam dua laga melawan Filipina di stadion Gelora Bung Karno (GBK), Indonesia mencetak total dua gol.
Bagi mantan pelatih timnas Indonesia Benny Dolo, tren menurunnya gol ini menunjukkan ada kelemahan di tim. Karena itu, Riedl harus terus melakukan evaluasi.
"Dari kemenangan yang sangat besar lawan Malaysia terus menurun dan turun. Itu juga harus menjadi catatan, saya fikir Riedl tahu persis itu. Makanya dia tidak memperlihatkan ekspresi yang luar biasa ketika menang lawan Filipina, masih ada kelemahan di tim," jelas Benny saat berbincang dengan detiksport, Jumat (24/12/2010).
Menurut Bendol, sapaan akrabnya, Malaysia di final adalah tim yang berbeda dengan babak penyisihan lalu. Tim asuhan K Rajagopal tersebut mampu bangkit dari kekalahan meski jauh dari kandang.
"Berbeda dengan tim kita yang lima kali berturut-turut bertanding di kandang," sambungnya.
Mental pemain juga dinilai oleh Bendol sangat penting. "Pertandingan final sangat berbeda dengan pertandingan sebelumnya dibutuhkan mental yang tangguh dan kuat untuk bisa memenangkan pertandingan ini," pungkasnya.
Minggu, 19 Desember 2010
Pep: Pindah ke Inggris? Boleh Juga
Pelatih Barcelona, Pep Guardiola, tak menutup kemungkinan jika suatu hari nanti bakal melatih di Inggris.
Pelatih Barcelona, Pep Guardiola menegaskan, dirinya saat ini tak memiliki rencana pindah ke Premier League. Namun, ia tak menutup kemungkinan jika suatu hari nanti bakal melatih di Inggris.
Dalam beberapa pekan ini nama Guardiola santer diberitakan sebagai suksesor Sir Alex Ferguson di Manchester United. Guardiola dinilai media-media Inggris sebagai pelatih yang paling pantas menggantikan Fergie.
Bak gayung bersambut, pelatih 39 tahun itu juga mengaku tertarik pindah ke Inggris. "Sebagai pemain, saya tertarik bermain di Inggris, tetapi ini tidak mungkin sekarang. Saya tidak menutup kemungkinan suatu hari pindah ke sana," ujar Guardiola.
Guardiola menukangi Barca sejak dua tahun lalu. Sejak resmi bertugas, mantan pemain Brescia ini sudah memberikan delapan gelar untuk "Azulgrana". Ini tentu merupakan prestasi fenomenal bagi seorang pelatih muda seperti Guardiola.
"Pindah ke Inggris bukan sesuatu yang saya rencanakan, tapi karena sifat pekerjaan ini, saya tahu kalau saya tidak akan bertahan di Barcelona selamanya. Saya tidak akan menutup kemungkinan pindah, tapi ini bukan sesuatu yang saya rencanakan saat ini," tuntasnya.
from: supersoccer
Problematika AC Milan
Butuh satu kemenangan lagi, AC Milan akan menjadi juara paruh musim.
Selain Juventus, AC Milan merupakan tim kandidat peraih scudetto yang cukup besar dalam berevolusi. Pergantian sosok di balik layar ditambah kedatangan beberapa nama penting berhasil membawa Il diavolo rossi memuncaki klasemen Serie A. Massimilliano Allegri yang gemar menampilkan permainan menyerang membawa pola ini ke klub besar selama menjadi pelatih, AC Milan. Terbukti 29 gol menjadi catatan produktifitas kedua terbaik di Serie A setelah Juventus. Jumlah gol Zlatan Ibrahimovic cs hanya mampu disamai Palermo.
Namun seiring waktu berjalan, nama besar macam Robinho tak pernah rutin menjadi starter. Bejibunnya penyerang kelas atas membuat Allegri seperti makan buah simalakama. Meminjamkan Marco Borriello menjadi salah satu korban lini depan AC Milan meski dapat disebut telah dijual karena akhir musim nanti penyebab kekalahan ketiga Allegri musim ini di ajang Serie A bakal segera resmi menjadi milik AS Roma. Klas Jan Huntelaar bahkan telah dijual ke Schalke. Dua pemain ini sukses beradaptasi dengan klub barunya hingga tampil produktif.
Allegri, juga rata-rata pelatih Serie A yang jarang menyukai sistem 4-4-2 dengan dua penyerang sejajar, menjadikan sosok seperti Zlatan Ibrahimovic menjadi satu-satunya penyerang tengah yang akan selalu dimainkan setelah Filippo Inzaghi terkapar hingga akhir musim. Cedera yang menghinggapi Alexander Pato memang semakin membuat posisi I rossonerri terpojok, namun keunggulan tiga angka atas Napoli hingga giornata ke-17, tetap membuat Allegri menjadi kandidat terkuat champione d’inferno.
Secara umum, revolusi Allegri bisa disebut berhasil. Mencari keseimbangan tim, meski sangat bergantung pada penampilan Zlatan Ibrahimovic jelang bursa transfer musim dingin nanti, posisi AC Milan mulai rawan. Bukan karena apa, tapi banyaknya pemain yang masuk ke ruang medis menipiskan peluang AC Milan ke depan.
Thiago Silva, sosok muda yang tangguh mengawal lini belakang AC Milan menderita cedera meniscus. Dikabarkan Silva sedikitnya akan absen sepanjang sisa tahun 2010 dan hingga Januari tahun depan. Memang masih ada Sokratis, Mario Antonio Yepes mapun Daniele Bonera bahkan Onyewu, namun sosok Silva jelas berbeda.
Di lini tengah, lini yang sering diubah guna mengakomodir pemain-pemain AC Milan mulai tak sekuat dulu. Kedatangan Pince Boateng membantu Gennaro Gattuso dan Massimo Ambrosini serta Mathew Flamini seharusnya menjadikan Milan sangat tangguh di lini ini, namun kenyataannya, sosok-sosok baru tersebut masih jauh dari kualitas Pirlo dan Gattuso.
Jika Ronaldinho akhirnya memilih untuk bermain di Brasil, apa lagi pilihan penyerang yang dimiliki AC Milan?
Robinho dan Ibrahimovic bakal selalu bermain sembari menunggu para penyerang mampu segera fit untuk merotasi pemain. Sesuatu yang berbahaya bukan?
Membicarakan peluang AC Milan meraih scudetto tentu masih sangat jauh. Namun membicarakan peluang juara paruh musim, jauh lebih mudah dan segera kita ketahui dalam dua pekan ke depan.
Apapun hasil dua laga di giornata ke-18 dan ke-19, skuad Allegri wajib menambah amunusi baru. Jika bursa transfer Januari yang akan segera dibuka beberapa pekan lagi tak dimanfaatkan oleh Galliani, niscaya AC Milan bakal diterpa masalah.
from: super soccer
Sabtu, 18 Desember 2010
Membuat Efek Marquee
marquee dari kanan ke kiri




















